Posts

Showing posts with the label kehamilan

11

Image
  " Manusia akan mati ketika dilupakan.. "  dr. Hiluluk -Drum Island Arc, One Piece- Februari sudah datang. Seperti yang sudah-sudah, 11 tahun belakangan, bulan ini memang paling memorable selain april. Iya, ini bulan kelahiran Kalinda, dan April bulan kelahiran Kidung-Kinanthi. Mungkin akan ada yang bilang 'Duh kok lebay sih, sudah meninggal 11tahun, masih bayi juga, ga ada kenangan apa-apa, kok yo terus diingat' Buat kami, saya pribadi sebagai ibuk, kelahiran sekaligus kepergian Kalinda itu bukan soal perasaan sedihnya saja. Yang terpenting pada pelajarannya, pada apa yang terjadi sebelum dan setelahnya, sejauh mana saya, kami bisa belajar dari itu.  Jadi itu ga mungkin kami lupa, meskipun kami pelupa akut. Karena itu kalinda selalu ada di tiap tulisan, di tiap cerita bareng KidKin malem-malem saat makan atau menjelang tidur.  Kalau orang lain kebetulan membaca, atau mendengar cerita kami dan kemudian melow, welas pada kami, tentu saja kami terima reaksi itu sebaga...

sebuah nama, sebuah cerita

Image
 "Do you ever feel like you have forgotten her, not because you wanted too, but because you got distracted by other things, but then you remembered her? I remember her, but I have forgotten a lot." Sebuah pertanyaan yang saya baca saat iseng blogwalking kemarin. Pertanyaan seorang bocah 9 tahun yang kehilangan kakak perempuannya. Dia bertanya pada ibunya tentang kenangan yang makin menipis, tentang suara yang makin menghablur, tentang rindu yang entah pada bentuknya yang seperti apa. Sebuah kenangan manis tentang kebersamaan, kebahagiaan yang mendiang bawa dalam hidup. Lalu tetiba semuanya menguap seiring waktu.. Saya juga ibu yang kehilangan putri cantik justru saat dia dilahirkan. Tak ada ingatan fotografis, apalagi suara. Tak ada kenangan apapun yang tertinggal kecuali beberapa tulisan tentang kehamilannya yang tersebar disana-sini. Diary, FB, dan pernah saya tulis disini juga. Baca disini Hanya sebuah nama yang menandai kelahirannya, Kalinda Kanaputri. Kalinda dalam bahas...

5 bulan

Image
Saya mulai sependapat dengan Dee Lestari yang mengatakan bahwa saat kita mengandung janin, sebenarnya kitalah yang sedang dikandung dalam rahim yang sangat besar. Rahim yang mengajarkan kita berbagai hal untuk mempersiapkan diri menjadi ibu dan pribadi yang lebih baik. 5 bulan sudah saya merasakan banyak perubahan. Tak hanya fisik, tetapi juga perilaku dan pemikiran. Dan semoga saja, setelah melahirkan pun, saya tetap diberikan keindahan dan kedamaian hati seperti yang saya rasakan sekarang. Suami, jelas berperan penting dalam banyak hal selama kehamilan. Dia yang mengajarkan banyak perbuatan sabar selain rutin memijat saya tiap malam, mengelus perut dan membantu pekerjaan rumah. Calon anak saya, mengajarkan saya untuk tidak lagi mengedepankan emosi dalam menyikapi berbagai hal. Saya tidak ingin mengajarinya kejelekan di usia yang masih sangat dini. Perlahan, saya mulai bisa mengerem emosi, bersikap lebih sabar dan mengedepankan kepentingan bayi dulu daripada saya. Dia yang mengu...